Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, menyiapkan strategi baru untuk memperkuat ketahanan menghadapi bencana. BPBD Balangan menggagas SIGAB KENCANA LINK DESTANA sebagai sistem terpadu.

Strategi tersebut menghubungkan Kecamatan Tangguh Bencana dengan Desa Tangguh Bencana. Kedua program sebelumnya berjalan melalui instansi pemerintah yang berbeda. Kencana berada di bawah Kemendagri, sedangkan Destana berada di bawah BNPB.

Kepala Pelaksana BPBD Balangan Rahmi mengatakan sistem tersebut bertujuan membangun ketangguhan secara adaptif. Kecamatan dan desa diharapkan tidak lagi berjalan sendiri dalam menghadapi risiko bencana. Keduanya akan terhubung untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan.

Program ini mencakup penanganan bencana sejak tahap prabencana hingga pascabencana. BPBD menargetkan koordinasi menjadi lebih cepat, tepat, dan terukur. Penguatan juga diarahkan kepada masyarakat melalui jejaring kesiapsiagaan dari desa hingga kecamatan.

Sebelumnya, BPBD Balangan telah membina Destana di delapan kecamatan. Wilayah tersebut meliputi Paringin Selatan, Awayan, Lampihong, Tebing Tinggi, Paringin, Halong, Batumandi, dan Juai. Strategi baru ini diharapkan mempercepat respons serta mengurangi dampak kerugian akibat bencana.