Presiden Prabowo Subianto meminta Pertamina dan PLN segera memangkas struktur anak dan cucu perusahaan. Perintah tersebut disampaikan dalam rapat terbatas di Hambalang. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat reformasi dan efisiensi BUMN.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan pemangkasan tidak hanya menyasar Pertamina dan PLN. Arahan serupa juga berlaku bagi BUMN lainnya. Pemerintah ingin mengurangi lapisan organisasi yang dinilai dapat memperlambat proses pengambilan keputusan.
Menurut Teddy, perampingan struktur tersebut memiliki beberapa tujuan utama. Pemerintah ingin pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan produktivitas perusahaan meningkat. Efisiensi seluruh BUMN juga diharapkan semakin terjaga melalui penyederhanaan struktur usaha.
Pertamina dan PLN sebelumnya telah melakukan restrukturisasi melalui pembentukan sejumlah subholding. Pertamina membentuk enam subholding untuk mengelompokkan berbagai lini bisnisnya. PLN juga mengintegrasikan sejumlah anak usaha melalui empat subholding utama.
Perintah Prabowo untuk memangkas anak-cucu perusahaan menjadi perhatian karena berkaitan dengan tata kelola BUMN. Presiden sebelumnya juga pernah menyoroti jumlah anak dan cucu perusahaan Pertamina. Pemerintah kini mendorong struktur yang lebih sederhana, efisien, dan mudah diawasi.
