PT Pertamina Patra Niaga terus memastikan pasokan avtur tetap aman di seluruh bandar udara di Kalimantan guna mendukung kelancaran operasional penerbangan dan memperkuat pertumbuhan ekonomi regional. Ketersediaan bahan bakar pesawat menjadi faktor penting dalam menjaga konektivitas antardaerah, terutama di wilayah Kalimantan yang memiliki mobilitas udara tinggi untuk aktivitas bisnis, pemerintahan, hingga pariwisata.
Pertamina menyatakan distribusi avtur dilakukan secara optimal melalui jaringan Aviation Fuel Terminal (AFT) yang melayani sejumlah bandara di Kalimantan. Pasokan tersebut dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan maskapai penerbangan, baik penerbangan komersial maupun logistik. Perusahaan juga terus melakukan pemantauan stok dan memperkuat sistem distribusi agar pelayanan tetap berjalan lancar meski terjadi peningkatan trafik penumpang pada periode tertentu.
Keandalan pasokan avtur dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi di Kalimantan. Kelancaran penerbangan mempermudah pergerakan masyarakat, distribusi barang, serta investasi di berbagai sektor. Selain itu, keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur turut meningkatkan kebutuhan layanan energi, termasuk avtur, seiring bertambahnya frekuensi penerbangan menuju kawasan tersebut.
Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketahanan energi nasional melalui penyediaan avtur yang aman, berkualitas, dan tepat waktu. Perusahaan juga memperkuat koordinasi dengan pengelola bandara, maskapai, serta pemangku kepentingan lainnya guna mengantisipasi lonjakan permintaan. Dengan pasokan avtur yang terjaga, konektivitas udara di Kalimantan diharapkan semakin kuat sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, dan pemerataan pembangunan di wilayah tersebut.
