Pemerintah Kabupaten Kotabaru membuka Bazar Dagang 2026 di Halaman Pasar Limbur Raya, Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dirangkai dengan peluncuran aplikasi KEPO dan Kios Jukung Pangan.
Bazar berlangsung selama 20-22 Agustus dan melibatkan 49 peserta dari berbagai unsur. Peserta terdiri dari SKPD, perbankan, 20 pelaku UMKM, serta 25 distributor dan agen.
Kegiatan tersebut menjadi strategi pemerintah menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan inflasi. Inflasi Kotabaru pada Juli 2026 tercatat 3,41 persen, membaik dibandingkan periode sebelumnya.
Pemkab juga meluncurkan aplikasi KEPO atau Kebutuhan Pokok Kotabaru untuk memantau harga pasar. Aplikasi tersebut memuat informasi harga beras, minyak goreng, gula, cabai, daging, dan ikan.
Selain digitalisasi, Kios Jukung Pangan disiapkan untuk memperkuat distribusi kebutuhan pokok ke wilayah pesisir. Langkah ini dinilai penting karena kondisi kepulauan membuat biaya transportasi dan logistik relatif tinggi.
Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis menilai pengendalian inflasi membutuhkan penguatan produksi pangan. Pemerintah juga merencanakan pembangunan fasilitas pasar dan Pasar Ikan pada 2027.
