Dinas PUPR Kalimantan Selatan terus mempercepat perbaikan Jalan Veteran Km 5,5 di Sungai Lulut, Banjarmasin. Ruas tersebut mengalami kerusakan setelah badan jalan ambles akibat penurunan tanah di sisi sungai. Kerusakan sempat mengganggu mobilitas masyarakat yang menggunakan jalur tersebut setiap hari. Pemerintah kemudian melakukan penanganan untuk memulihkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan gerusan tepi sungai mengurangi daya dukung tanah di bawah konstruksi jalan. Kondisi tersebut menyebabkan permukaan jalan mengalami retakan sebelum akhirnya ambles. Penanganan awal dilakukan dengan membongkar bagian jalan yang mengalami kerusakan. Petugas juga memasang cerucuk galam untuk membantu memperkuat kondisi tanah pada lokasi pekerjaan.
Perbaikan Jalan Veteran Sungai Lulut kemudian dilanjutkan melalui pengurukan dan pemasangan geotekstil. Sebanyak 21 truk material telah digunakan dalam tahapan pengurukan. Pemasangan geotekstil lapis pertama juga telah diselesaikan sesuai rencana pekerjaan. Material tersebut berfungsi memperkuat struktur tanah dasar agar konstruksi jalan menjadi lebih stabil.
Selama pekerjaan berlangsung, ruas Jalan Veteran Km 5,5 ditutup sementara untuk mendukung kelancaran proses perbaikan. Masyarakat diminta menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan. Dinas PUPR Kalimantan Selatan sebelumnya memperkirakan penanganan membutuhkan sekitar tiga minggu hingga satu bulan. Pengaspalan dilakukan setelah kondisi timbunan dan tanah dinyatakan benar-benar stabil.
Selain penanganan darurat, pemerintah juga mengkaji solusi permanen untuk mencegah kerusakan serupa. Investigasi geoteknik menjadi dasar menentukan metode konstruksi yang paling sesuai. Beberapa opsi mencakup geogrid, sheet pile, bronjong, hingga dinding penahan tanah. Perbaikan diharapkan membuat Jalan Veteran Sungai Lulut kembali aman digunakan masyarakat.
