Pengurus Provinsi Perbasi Kalimantan Selatan mulai mempersiapkan langkah besar menuju Pra-PON Basket 2027. Kalsel mengajukan diri sebagai tuan rumah babak kualifikasi menuju PON XXII. Jika dipercaya, Banua bersiap menyambut kontingen basket dari enam provinsi. Kesempatan tersebut sekaligus diharapkan meningkatkan perkembangan basket di Kalimantan Selatan.
Perbasi Kalsel kini dipimpin Muhammad Syaripuddin untuk periode 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah Daerah Perbasi Kalsel pada Juni 2026. Kepengurusan baru menempatkan pembinaan atlet dan penguatan organisasi sebagai program penting. Persiapan menghadapi babak kualifikasi PON juga menjadi perhatian sejak awal kepengurusan.
Pengajuan tuan rumah Pra-PON Basket 2027 membutuhkan kesiapan menyeluruh dari berbagai aspek. Venue pertandingan, akomodasi, transportasi, perangkat pertandingan, dan fasilitas latihan harus dipersiapkan dengan baik. Koordinasi bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan olahraga juga menjadi bagian penting. Kalsel memiliki pengalaman menggelar berbagai kompetisi olahraga tingkat regional maupun nasional.
Menjadi tuan rumah dapat memberikan keuntungan bagi tim basket Kalimantan Selatan. Dukungan masyarakat Banua berpotensi meningkatkan motivasi pemain ketika bersaing memperebutkan tiket PON. Perbasi Kalsel juga dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat pembinaan atlet muda. Kompetisi berkualitas bisa meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga basket.
Perbasi Kalsel masih menunggu proses terkait penetapan tuan rumah Pra-PON Basket 2027. Persiapan sejak dini diperlukan agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat terpenuhi. Jika pengajuan diterima, Kalsel siap menyambut enam provinsi dengan pelayanan terbaik. Target berikutnya adalah membawa tim basket Banua meraih tiket menuju PON XXII.
