PLN ULP Tanjung memberikan penjelasan mengenai kondisi kelistrikan terkini kepada Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Bupati Tabalong pada Kamis, 30 Juli 2026. Pertemuan digelar menyusul keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Manager PLN ULP Tanjung Mekka Iriyandie menjelaskan gangguan terjadi pada tiga pembangkit dalam sistem interkoneksi Kalsel-Kalteng. Saat ini, satu pembangkit melalui PLTU PT TPI Tanjung telah kembali beroperasi. Pembangkit tersebut juga sudah masuk kembali ke sistem interkoneksi. Kondisi ini diharapkan dapat mengurangi durasi pemadaman listrik di wilayah Tabalong.

PLN menargetkan pembangkit kedua kembali beroperasi pada 5 Agustus 2026. Selanjutnya, pembangkit ketiga dijadwalkan kembali beroperasi pada 25 Agustus 2026. Apabila seluruh tahapan berjalan lancar, kondisi kelistrikan Tabalong diharapkan kembali normal pada akhir Agustus. PLN juga meminta kesabaran pelanggan selama proses pemulihan berlangsung.

Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani berharap pemulihan seluruh pembangkit dapat berjalan sesuai jadwal. Pemerintah daerah mendorong penanganan dipercepat karena listrik menjadi kebutuhan penting masyarakat. Gangguan pasokan listrik dapat memengaruhi aktivitas rumah tangga, pelayanan publik, hingga kegiatan ekonomi masyarakat.

PLN ULP Tanjung juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan akibat pemadaman. Koordinasi dengan pemerintah daerah terus dilakukan selama proses pemulihan sistem kelistrikan. Stabilnya pasokan listrik diharapkan membuat masyarakat Tabalong kembali menjalankan aktivitas dengan nyaman.