Ekonomi Kalimantan Selatan (Kalsel) mencatat pertumbuhan sebesar 5,67 persen pada kuartal I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi di provinsi berjuluk Bumi Lambung Mangkurat tetap solid di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.
Kinerja positif tersebut didorong oleh sejumlah sektor unggulan, terutama pertambangan, perdagangan, industri pengolahan, serta pertanian. Selain itu, meningkatnya konsumsi masyarakat dan aktivitas investasi turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Pertambangan Masih Jadi Motor Penggerak
Sektor pertambangan tetap menjadi penyumbang terbesar terhadap perekonomian Kalimantan Selatan.
Produksi batu bara yang stabil serta tingginya permintaan dari pasar ekspor menjadi faktor utama yang menopang pertumbuhan sektor ini.
Selain meningkatkan nilai tambah ekonomi, aktivitas pertambangan juga memberikan kontribusi terhadap penerimaan daerah dan penyerapan tenaga kerja.
Perdagangan dan Industri Ikut Menguat
Sektor perdagangan menunjukkan kinerja yang positif sepanjang kuartal pertama 2026.
Meningkatnya aktivitas jual beli barang dan jasa mencerminkan pulihnya daya beli masyarakat.
Sementara itu, industri pengolahan juga mengalami pertumbuhan seiring meningkatnya produksi berbagai komoditas unggulan di Kalimantan Selatan.
Kedua sektor tersebut menjadi penopang penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Pertanian Tetap Berkontribusi
Sektor pertanian masih memberikan kontribusi signifikan terhadap struktur ekonomi Kalimantan Selatan.
Produksi tanaman pangan, perkebunan, dan hortikultura membantu menjaga stabilitas ekonomi di wilayah pedesaan.
Dukungan pemerintah melalui berbagai program peningkatan produktivitas juga mendorong pertumbuhan sektor pertanian.
Konsumsi dan Investasi Meningkat
Pertumbuhan ekonomi Kalsel juga ditopang oleh meningkatnya konsumsi rumah tangga.
Aktivitas masyarakat yang semakin tinggi mendorong permintaan terhadap berbagai barang dan jasa.
Di sisi lain, realisasi investasi dari pemerintah maupun swasta turut memperkuat pembangunan infrastruktur serta membuka peluang usaha baru.
Kondisi tersebut berdampak positif terhadap penciptaan lapangan kerja.
Optimisme Hadapi Semester Kedua
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan optimistis tren pertumbuhan ekonomi akan terus berlanjut pada semester kedua 2026.
Berbagai program pembangunan, peningkatan investasi, serta penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan terus didorong.
Pemerintah juga berupaya menjaga stabilitas harga dan memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Kesimpulan
Ekonomi Kalimantan Selatan tumbuh 5,67 persen pada kuartal I 2026, mencerminkan kinerja ekonomi daerah yang tetap kuat. Pertumbuhan tersebut didukung oleh sektor pertambangan, perdagangan, industri pengolahan, pertanian, serta meningkatnya konsumsi masyarakat dan investasi.
