Dinas PUPR Kalimantan Selatan resmi menyerahkan pengelolaan lintasan atletik Stadion 17 Mei Banjarmasin kepada Dispora Kalsel. Penyerahan tersebut menjadi tahapan penting setelah pembangunan fasilitas atletik memasuki tahap penyelesaian. Lintasan baru dipersiapkan untuk mendukung latihan atlet hingga penyelenggaraan berbagai kompetisi. Stadion 17 Mei diharapkan semakin representatif sebagai pusat kegiatan olahraga masyarakat Banua.

Pembangunan lintasan atletik sebelumnya menjadi salah satu fokus revitalisasi Stadion 17 Mei sepanjang 2026. Dinas PUPR Kalsel menargetkan fasilitas tersebut minimal memenuhi standar nasional. Selain lintasan utama, stadion juga dilengkapi sejumlah fasilitas untuk cabang olahraga atletik. Fasilitas tersebut mencakup area tolak peluru, lempar cakram, hingga hammer cage.

Pengelolaan lintasan atletik Stadion 17 Mei selanjutnya menjadi tanggung jawab Dispora Kalimantan Selatan. Pengelolaan diperlukan untuk menjaga kondisi lintasan agar tetap sesuai standar pemakaian. Perawatan menjadi perhatian karena material lintasan membutuhkan perlakuan khusus selama digunakan. Penggunaan kendaraan pada lintasan juga harus memperhatikan petunjuk teknis agar permukaannya tidak mengalami kerusakan.

Revitalisasi Stadion 17 Mei sendiri telah mencapai 98,5 persen pada pertengahan Juli 2026. Sejumlah pekerjaan tersisa ketika itu meliputi pemasangan hammer cage dan aluminium curbing lintasan. PUPR Kalsel juga menyiapkan lebih dari 8.200 kursi baru untuk meningkatkan kenyamanan penonton. Pembenahan tersebut diarahkan menjadikan stadion sebagai fasilitas olahraga multifungsi.

Penyerahan pengelolaan kepada Dispora diharapkan membuat lintasan atletik dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Fasilitas tersebut dapat mendukung pembinaan atlet Kalimantan Selatan menghadapi berbagai kompetisi. Stadion 17 Mei juga berpeluang menjadi lokasi penyelenggaraan kejuaraan atletik berskala lebih besar. Pemeliharaan secara konsisten menjadi kunci menjaga kualitas fasilitas yang telah dibangun.