Pemerintah Kota Banjarmasin mendorong pelaku usaha menerapkan kemetrologian secara tertib dan transparan. Langkah ini bertujuan melindungi konsumen dalam transaksi perdagangan.
Dorongan tersebut disampaikan dalam sosialisasi kemetrologian di Hotel Nasa Banjarmasin, Senin (24/8/2026). Kegiatan itu diikuti 50 peserta dari kalangan industri kecil dan menengah.
Wali Kota Banjarmasin H M Yamin HR menilai ketepatan ukuran dan takaran memberikan kepastian bagi konsumen. Ia juga meminta informasi berat, isi, dan ukuran pada kemasan sesuai kondisi sebenarnya.
Sementara itu, Kepala Disperdagin Banjarmasin Ignasius Rizki Perdana Salan menyebut capaian tera terus meningkat. Hingga 2025, lebih dari 40 ribu alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya telah ditera.
Pemkot Banjarmasin juga menyediakan layanan tera dan tera ulang secara gratis. Disperdagin menjalankan layanan jemput bola dengan mendatangi sejumlah pasar tradisional. Kebijakan tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran pedagang melakukan tera secara sukarela.
Langkah itu sejalan dengan
