Borneo FC memberikan waktu libur lebih dari satu pekan kepada para pemainnya. Kebijakan tersebut diambil setelah tim menyelesaikan agenda pertandingan sebelumnya.
Jatah libur menjadi kesempatan bagi pemain untuk memulihkan kondisi fisik dan mental. Waktu istirahat juga dimanfaatkan pemain untuk berkumpul bersama keluarga. Kebijakan serupa pernah diterapkan Borneo FC pada periode jeda kompetisi.
Borneo FC kemudian akan kembali menjalani program latihan sesuai agenda tim. Skuad Pesut Etam diharapkan memanfaatkan masa jeda untuk menjaga kebugaran masing-masing. Pemain tetap dapat menjalankan latihan mandiri selama masa libur.
Pelatih Borneo FC sebelumnya juga memberikan waktu istirahat tambahan kepada skuad. Setelah laga menghadapi Arema FC, pemain mendapat tambahan waktu libur. Total waktu istirahat saat itu menjadi tiga hari.
Jatah libur panjang menjadi bagian dari pengelolaan kondisi pemain. Borneo FC perlu menjaga kebugaran skuad menghadapi agenda kompetisi berikutnya. Tim diharapkan kembali dengan kondisi lebih segar dan siap bertanding.
