Festival Haruan Kuripan digelar sebagai ruang pelestarian sekaligus promosi kuliner tradisional masyarakat Banjar. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Festival ini mengangkat ikan haruan atau gabus sebagai bahan utama berbagai olahan makanan. Haruan memiliki posisi penting dalam kuliner Banjar dan banyak digunakan dalam hidangan tradisional masyarakat setempat.

Selain menjadi sajian kuliner, festival tersebut menjadi sarana memperkenalkan potensi pangan lokal kepada masyarakat. Kegiatan ini juga mendorong generasi muda mengenal kembali makanan tradisional yang mulai menghadapi tantangan perkembangan kuliner modern.

Penyelenggaraan Festival Haruan Kuripan turut membuka peluang bagi pelaku usaha lokal. Produk olahan haruan dapat dikembangkan menjadi makanan bernilai ekonomi sekaligus memperluas pasar UMKM daerah.

Pemerintah daerah berharap kegiatan semacam ini dapat berlangsung secara berkelanjutan. Festival bukan hanya menjadi agenda hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga identitas budaya dan kekayaan kuliner Kalimantan Selatan.

Dengan mengangkat bahan pangan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, Festival Haruan Kuripan menunjukkan bahwa tradisi kuliner dapat menjadi kekuatan ekonomi. Pelestarian resep dan pengembangan produk menjadi langkah penting agar warisan kuliner Banjar tetap dikenal generasi berikutnya.