Kontribusi sektor pariwisata terhadap ekonomi Kalimantan Selatan masih berada di angka 0,22 persen. Pemerintah provinsi kini menyiapkan strategi untuk meningkatkan peran sektor tersebut hingga 2029. Target resmi dalam RPJMD Kalsel mencapai 8,1 persen pada 2029.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Iwan Fitriady mengatakan pariwisata memiliki daya ungkit ekonomi yang besar. Menurutnya, wisatawan menggerakkan transportasi, penginapan, kuliner, UMKM, dan industri kreatif. Karena itu, pengembangan pariwisata tidak cukup hanya mengejar jumlah kunjungan wisatawan.

Pemprov Kalsel kini menyusun rencana aksi pengembangan pariwisata bersama sejumlah pemangku kepentingan. Kajian tersebut melibatkan tenaga ahli dari Universitas Indonesia dan pemerintah daerah. Strategi itu diarahkan untuk meningkatkan nilai ekonomi setiap kunjungan wisatawan.

Pengembangan Geopark Meratus menjadi salah satu fokus dalam strategi tersebut. Pemerintah juga mendorong penguatan desa wisata, ekonomi kreatif, promosi digital, dan kualitas sumber daya manusia. Langkah tersebut diharapkan memperpanjang lama tinggal wisatawan serta meningkatkan belanja produk lokal.

Kalsel memiliki modal berupa peningkatan perjalanan wisatawan nusantara dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 12,64 juta perjalanan. Pemerintah kini berupaya mengubah pertumbuhan kunjungan menjadi nilai ekonomi yang lebih besar.