Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan harga Pertalite aman hingga Desember 2026. Pemerintah menjamin harga BBM subsidi tersebut tidak mengalami kenaikan sampai akhir tahun.

Airlangga menyampaikan kepastian tersebut dalam konferensi pers di Jakarta. Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan buffer untuk menjaga harga Pertalite. Kebijakan tersebut dilakukan meski harga minyak mentah dunia masih menghadapi berbagai tekanan.

Pemerintah sebelumnya memang telah memutuskan tidak menaikkan harga BBM bersubsidi. Kebijakan tersebut mencakup Pertalite dan Solar hingga 31 Desember 2026. Keputusan tersebut diambil untuk menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah sebelumnya memperhitungkan harga Indonesia Crude Price atau ICP. Batas rata-rata ICP yang menjadi pertimbangan kebijakan ditetapkan maksimal 97 dolar AS per barel.

Kementerian Keuangan juga memastikan anggaran telah disiapkan untuk meredam gejolak harga energi. Pemerintah berharap kebijakan tersebut menjaga stabilitas ekonomi hingga akhir 2026. Dengan kepastian harga Pertalite, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap kenaikan BBM subsidi.