Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menerima audiensi jajaran Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk membahas persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan. Pertemuan tersebut menjadi wadah dialog antara kepolisian dan mahasiswa guna mencari solusi atas dampak kelangkaan BBM yang dikeluhkan masyarakat. (kalsel.antaranews.com)
Dalam pertemuan itu, HMI menyampaikan berbagai aspirasi terkait antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), distribusi BBM, hingga dampaknya terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Organisasi mahasiswa tersebut berharap pemerintah dan aparat terkait dapat mengambil langkah cepat agar pasokan BBM kembali normal serta tidak mengganggu mobilitas warga maupun pelaku usaha.
Kapolda Kalsel menegaskan bahwa Polda Kalimantan Selatan siap mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan distribusi BBM. Menurutnya, kepolisian akan memperkuat pengawasan terhadap penyaluran bahan bakar guna mencegah praktik penimbunan, penyalahgunaan distribusi, maupun pelanggaran lain yang berpotensi memperparah kelangkaan. Polda juga akan terus berkoordinasi dengan Pertamina, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk memastikan distribusi berjalan lancar. (kalsel.antaranews.com)
Selain membahas distribusi BBM, kedua pihak juga berdiskusi mengenai pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama terjadi kelangkaan. Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk berperan aktif menjaga kondusivitas daerah serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Dialog yang terbuka dinilai menjadi langkah penting dalam mencari solusi bersama.
Perwakilan HMI mengapresiasi respons Kapolda Kalsel yang membuka ruang komunikasi dengan kalangan mahasiswa. Mereka berharap hasil pertemuan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi yang lebih intensif bersama pemerintah daerah dan pihak terkait sehingga persoalan kelangkaan BBM dapat segera diatasi. HMI juga menyatakan siap memberikan masukan konstruktif demi kepentingan masyarakat Kalimantan Selatan.
Pertemuan antara Kapolda Kalsel dan HMI mencerminkan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menghadapi persoalan publik. Melalui komunikasi yang baik, diharapkan solusi terhadap kelangkaan BBM dapat segera diwujudkan sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal dan stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga. (kalsel.antaranews.com)
