Penerimaan pajak Kalimantan Selatan mencatat pertumbuhan signifikan sepanjang tahun 2026. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melaporkan realisasi penerimaan pajak mencapai Rp4,72 triliun, atau meningkat 40,33 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian tersebut menunjukkan tren positif dalam pengumpulan penerimaan negara di wilayah Kalimantan Selatan. DJP menilai peningkatan ini mencerminkan membaiknya aktivitas ekonomi sekaligus meningkatnya kepatuhan wajib pajak.

Penerimaan Pajak Kalimantan Selatan Mengalami Kenaikan Signifikan

Menurut DJP, penerimaan pajak Kalimantan Selatan tumbuh berkat kontribusi berbagai sektor usaha yang mulai pulih dan berkembang. Selain itu, optimalisasi pengawasan perpajakan serta peningkatan layanan digital turut mendukung pencapaian tersebut.

DJP menegaskan bahwa penerimaan pajak merupakan sumber utama pembiayaan pembangunan nasional. Oleh karena itu, peningkatan realisasi pajak menjadi indikator positif bagi kondisi ekonomi daerah.

Kepatuhan Wajib Pajak Terus Ditingkatkan

Selain pertumbuhan ekonomi, peningkatan penerimaan pajak Kalimantan Selatan juga didorong oleh kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan. DJP terus melakukan edukasi, sosialisasi, dan pendampingan agar masyarakat semakin memahami pentingnya membayar pajak.

Layanan administrasi yang semakin mudah melalui sistem digital juga dinilai membantu meningkatkan kepatuhan para wajib pajak.

Pajak Berperan Penting untuk Pembangunan

DJP mengingatkan bahwa setiap penerimaan pajak akan digunakan untuk membiayai berbagai program pemerintah, seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, layanan kesehatan, hingga berbagai program perlindungan sosial.

Karena itu, penerimaan pajak Kalimantan Selatan yang terus meningkat diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah maupun nasional.

DJP Optimistis Tren Positif Terus Berlanjut

Melihat pertumbuhan yang mencapai 40,33 persen, DJP optimistis penerimaan pajak Kalimantan Selatan akan terus meningkat hingga akhir tahun. Meski demikian, pemerintah tetap akan memperkuat pengawasan serta meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan agar target penerimaan negara dapat tercapai secara optimal.

DJP juga mengajak seluruh wajib pajak untuk terus memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat waktu sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan Indonesia.Informasi tambahan bandar game online tergacor hanya di AYAMTOTO.