Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) mulai menerapkan program tanam RBE di lahan seluas 100 hektare di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong pemanfaatan lahan secara lebih optimal dan berkelanjutan.

Pelaksanaan program melibatkan pemerintah daerah, kelompok tani, penyuluh pertanian, serta berbagai pemangku kepentingan. Melalui penerapan metode RBE, petani diharapkan mampu meningkatkan efisiensi budidaya, memperbaiki kualitas hasil panen, serta memanfaatkan teknologi pertanian yang lebih modern. Pendampingan juga diberikan agar petani dapat menerapkan teknik budidaya sesuai standar yang telah ditetapkan.

Pemprov Kalsel menilai Kecamatan Cempaka memiliki potensi besar untuk pengembangan sektor pertanian. Selain didukung kondisi lahan yang memadai, kawasan tersebut juga memiliki sumber daya manusia yang siap mengembangkan inovasi di bidang pertanian. Program tanam RBE diharapkan dapat menjadi percontohan bagi daerah lain di Kalimantan Selatan dalam meningkatkan produktivitas lahan.

Selain meningkatkan hasil pertanian, program ini juga diarahkan untuk memperkuat kesejahteraan petani. Pemerintah akan memberikan dukungan melalui penyediaan benih unggul, pendampingan teknis, serta akses terhadap sarana produksi dan pemasaran. Dengan demikian, hasil panen diharapkan memiliki kualitas yang lebih baik dan mampu meningkatkan pendapatan petani.

Pemprov Kalsel juga berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, perguruan tinggi, dan sektor swasta dalam mengembangkan pertanian berkelanjutan. Penggunaan teknologi, peningkatan kapasitas petani, serta penguatan sistem distribusi menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Program tanam RBE seluas 100 hektare di Cempaka menjadi langkah nyata Pemprov Kalsel dalam mempercepat pembangunan sektor pertanian. Melalui inovasi budidaya, dukungan teknologi, dan pembinaan yang berkelanjutan, pemerintah berharap produktivitas pertanian terus meningkat, kesejahteraan petani semakin baik, serta Kalimantan Selatan mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Indonesia.