Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, melakukan sinkronisasi data teknis dan survei lapangan sebagai bagian dari penyusunan Investment Project Ready to Offer (IPRO) untuk kawasan wisata terpadu Tebing Tinggi. Langkah ini bertujuan menyiapkan dokumen investasi yang komprehensif agar proyek tersebut siap ditawarkan kepada calon investor.
Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda DPMPTSP Balangan, Windayani Pariyasanti, mengatakan kegiatan tersebut difokuskan pada peninjauan kesiapan infrastruktur jalan, tata kelola destinasi wisata, keselarasan dengan inovasi daerah, serta status aset dan legalitas pemanfaatan lahan. Sinkronisasi data dilakukan bersama perangkat daerah terkait agar seluruh informasi yang disusun dalam dokumen IPRO akurat dan sesuai kondisi di lapangan.
Menurut Windayani, hasil survei dan sinkronisasi akan menjadi dasar penyusunan dokumen IPRO sebelum dipromosikan kepada investor. Dokumen tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai potensi investasi, kelayakan proyek, serta berbagai aspek pendukung yang dibutuhkan calon penanam modal. Dengan demikian, proses promosi investasi dapat berjalan lebih efektif dan menarik minat investor.
DPMPTSP Balangan menilai penyusunan IPRO merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan realisasi investasi di daerah. Melalui dokumen yang lengkap dan terintegrasi, pemerintah daerah berharap potensi kawasan wisata Tebing Tinggi dapat dikembangkan secara optimal sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain memperkuat sektor pariwisata, investasi di kawasan Tebing Tinggi diharapkan memberikan efek berganda bagi sektor usaha lainnya, seperti perdagangan, transportasi, kuliner, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah Kabupaten Balangan juga terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan layanan perizinan dan peningkatan koordinasi antarinstansi.
Melalui sinkronisasi data teknis dan penyusunan Investment Project Ready to Offer (IPRO), DPMPTSP Balangan optimistis kawasan wisata Tebing Tinggi memiliki daya saing yang lebih tinggi di mata investor. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat masuknya investasi baru sekaligus mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
