Sebanyak 55 pencari kerja di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mengikuti program kecakapan kerja dan wirausaha. Kegiatan dilaksanakan Kelurahan Hikun, Kecamatan Murung Pudak, bersama dua lembaga pelatihan. Keduanya adalah LKP Pradata School of Computer dan LKP Amoeba. Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterampilan sekaligus kemandirian ekonomi masyarakat Tabalong.

Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani menyebut peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus pembangunan daerah. Program pelatihan diharapkan membekali peserta dengan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja. Peserta juga didorong mengembangkan kemampuan untuk membuka peluang usaha secara mandiri. Langkah tersebut penting dalam menghadapi persaingan kerja yang terus berkembang.

Program kecakapan kerja dan wirausaha memberikan alternatif bagi masyarakat yang belum memperoleh pekerjaan. Pelatihan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan teknis peserta. Bekal kewirausahaan juga diperlukan agar peserta mampu menciptakan sumber penghasilan baru. Upaya ini sejalan dengan strategi daerah dalam memperkuat kualitas tenaga kerja lokal.

Pemkab Tabalong sebelumnya juga memperkuat berbagai program ketenagakerjaan sepanjang 2026. Disnaker memprioritaskan pembinaan wirausaha baru dan program pemagangan bersama dunia usaha. Pemerintah ingin pelatihan berlanjut hingga peserta mampu membangun usaha berbasis UMKM. Strategi tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan akses kerja bagi lulusan pelatihan.

Program bagi 55 pencari kerja di Tabalong diharapkan menghasilkan tenaga kerja terampil dan wirausaha baru. Peningkatan kompetensi menjadi modal penting untuk memperluas kesempatan kerja masyarakat. Pemerintah daerah juga terus membangun sinergi bersama lembaga pelatihan dan dunia usaha. Langkah tersebut diharapkan membantu mengurangi pengangguran sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat Tabalong.